Hello! Long time no see!
Sebetulnya postingan ini udah kelar dari jaman jebot dulu, tapi entah kenapa masih jadi draft melulu.
*mungkin saya lelah*
*alibi*
Well...
Episode lama sih, tapi karena aku sukaaaaa banget sama episode satu ini, makanya pengen dibahas.
*padahal bilang aja kalo males nge-review episode baru, gegara abis nonton selalu langsung pules*
Entahlah ya, rasanya suka banget ngeliat kelima mas-mas ini syuting di luar studio ketimbang cuman cap-cip-cup daun kuncup di studio.
Kalo syuting diluar tuh biasanya lebih natural dan kadang ngomongnya nggak pake filter alias nyablak begitu aja *towel Nino* (meski masih dalam pakem skenario juga sih), dan pasti adaaaaa aja happening-nya XD
Episode Arashi-1 Grand Prix (selanjutnya disebut A-1) ini adalah salah satu segmen spesial di VS Arashi Golden 2 hours special.
Dalam A-1 ini seperti biasa guest yang datang ke VS Arashi bakalan bertaruh siapa member Arashi (plus guest) yang akan menyabet peringkat teratas dan paling buncit.
Ada 3 tema race yang akan dibahas kali ini, yaitu Jet Coaster, Sepeda Gunung dan Siapa yang Paling Terkenal.
Kita bahas satu-satu yuuk.
(Race 1)
Hot Coaster Grand Prix
Member Arashi yang kebagian race ini adalah Aiba dan Nino.
Mereka kudu datang pagi-pagi dan jauh-jauh menuju sebuah taman bermain, yaitu Nagashima Super Land, cuma buat naik sebuah atraksi jet coaster bernama Steel Dragon2000.
FYI, Jet Coaster ini bukan sembarang jet coaster, melainkan jet coaster yang memiliki course terpanjang di dunia yaitu 2479m! plus dengan coaster tertinggi se-Jepang yaitu 97m!
*kok gue berharap Sho-chan yang naik ya, biar bisa ngeliat wajah ketakutan si Abang satu ini*
*dijambak Sho*
Tapi, kalo cuma naik dan jerit-jerit GAJE tentunya nggak seru donk.
Aiba dan Nino, harus naik Jet Coaster sambil bawa segelas guedee air panas di tangannya (beratnya sekitar 1kg).
Beneran air panas looh yang masih ngebul, bukan anget-anget kuku apalagi anget-anget tai kucing.
*kok si mbaknya tau kalo tai kucing anget? Jangan-jangan pernah megang ya?*
*gue jilatin sekalian! PUAS?!*
Air panas yang dibawa Aiba dan Nino sepanjang atraksi Jet Coaster ini nantinya akan diukur berapa banyak yang tersisa saat atraksi Jet Coaster selesai.
Jangankan fokus buat mempertahankan supaya air di dalam gelas nggak tumpah, namanya naik Jet Coaster mah ya boro-boro mikirin itu, yang ada jerit-jerit nggak karuan ya.
Member pertama yang ditantang adalah Nino.
Bocah bandel satu ini punya strategi supaya air panas yang dia bawa bisa nyisa banyak, yaitu dengan cara nutupin mulut gelas dengan tangan sebelahnya.
Setelah berikrar kalo dia bakalan menang dan strategi yang dia pasang bakalan berjalan mulus, Jet Coaster yang dinaiki Nino pun mulai melaju.
Nggak nyampe beberapa belas detik, Jet Coaster yang mulai menukik tajam membuat Nino lupa tujuan semula dan ngelepas tangannya begitu aja sambil jerit-jerit kesurupan.
Air panasnya? Ya tumpeh-tumpeh lah.
Dan dia baru ngeh kalo air panasnya tumpah setelah Jet Coaster berhenti.
Nino : "Gue lupa kalo lagi megang gelas isi air panas, begitu Jet Coaster nukik, lepas aja deh."
*watados banget sih kamyu*
*tapi karena imut, ya udah gue maapin deh*
#cubitpaketang
Iye iye, kalo disuruh megang gelas mah lupa, tapi kalo disuruh megang duit kayaknya ampe lebaran monyet juga kagak bakalan lupa.
*lemparin brankas bank*
Hasilnya, air yang berada di gelas Nino cuman bersisa 0.2ml aja-______-
Setelah Nino yang nggak bisa diharapkan, kini giliran Aiba yang maju.
Sebelum Jet Coaster mulai melaju sambil membawa Aiba yang berjuang mempertahankan air panas di tangannya, si Mas ini protes,
Aiba : "Kenapa kita yang udah debut 17 tahun disuruh kayak gini sih? Kalo mau, suruh grup yang masih fresh gituuu. Kayak Hey! Say! JUMP, kek!"
Nggak apa-apa lah, Mas.
Meski kalian udah 17 tahun debut, tapi masih pada imut kok XD
Aiba rupanya punya strategi supaya airnya bisa nyisa banyak.
Sebelum Jet Coaster yang dinaiki menukik tajam, Aiba langsung niup air panasnya sekuat tenaga supaya nggak terlalu panas ketika naik jet coaster, soalnya Aiba berencana untuk nutupin mulut gelas pake tangannya, yang langsung diprotes semua guest di studio.
Guest : "Curang looooo!!!"
Aiba : *BODO AMAT*
Sayangnya, meski udah ditiup sekuat tenaga dan ditutupin pake tangan, air di dalam gelas tetap berhamburan saat Jet Coaster menukik tajam, bahkan menyembur ke mukanya yang spontan bikin Aiba tereak-tereak PANAS!
Aiba pun bukannya fokus nahan air di dalam gelasnya, yang ada malah menikmati naik Jet Coaster *maklum, masa kecil kurang bahagia*.
Begitu Jet Coaster berhenti dan staff mengukur sisa air di gelas yang dibawa Aiba, hasilnya hanya tersisa 12ml.
Masih mending lah daripada Nino^^
Selain Nino dan Aiba, ada dua guest yang juga ikutan race Jet Coaster ini, yaitu 2 orang komedian yaitu Tanaka dan Fujiwara.
Jadi, total peserta ada 4 orang dan para guest yang menyaksikan di studio harus bertaruh siapa yang menyisakan air panas paling banyak dari keempat peserta ini.
Hasilnya, komedian Fujiwara meraih peringkat kesatu karena sisa air di gelas paling banyak, dan Nino meraih peringkat paling buncit karena sisa air di gelasnya paling sedikit.
(Race 2)
Bicycle Grand Prix
Race kedua adalah lomba naik sepeda gunung yang berlokasi di Shizuoka Perfecture, yaitu Japan Cycle Sport Center, dan diikuti oleh duet Sakumoto alias Jun & Sho dari Arashi, komedian Kano Eiko dan seorang atlit cewek yang menggeluti sepeda roda satu bernama Yamamoto Natsume.
Jun yakin kalo dia bisa menaklukan race cycle kali ini, karena cycling buat dia udah jadi makanan sehari-hari.
Sedangkan Sho yang nggak mau kalah, langsung membuat statement kalo dialah yang bakalan menang, karena si Abang satu ini rutin sepedaan setidaknya seminggu dua kali.
Ketiga peserta cowok langsung kaget donk begitu ada peserta cewek dan atlit sepeda roda satu diantara mereka.
Sho : "Wah, gue sih pasti menang kalo lawannya sepeda roda satu mah!"
Well, kita liat aja ya Bang, siapa yang tertawa paling akhir.
Hoho.
Cycle Race kali ini secara keseluruhan memiliki jarak 5km, dengan selisih tinggi-rendahnyaa tanjakan dan turunan sekitar 100m.
Jadi bener-bener race yang nggak bisa dipandang sebelah mata.
Salah seorang artis yang hadir di studio, Hiromi-san, bertaruh kalo Sho-chan bakal jadi yang paling akhir nyampe garis finish. Bahkan dia udah bisa membayangkan bakal ada scene dimana Sho-chan kesusul sama atlit sepeda roda satu, yang cuma dibalas dengan senyuman getir oleh yang bersangkutan.
Mungkin dalam hati Sho-chan berkata,
Sho : "Jirrrr, si Abang Hiromi gitu banget sih ama gua! Belom tau kemampuan ane yang sebenernya nih!"
Berbeda dengan seorang artis cewek yang ikutan bertaruh di studio, Haru, memprediksi sebaliknya yaitu Sho-chan bakal jadi juara pertama.
Haru : "Tadi Sakurai-san bilang kalau dia sering training pakai sepeda, jadi aku coba percaya deh. Siapa tahu Sakurai-san juara."
Sho : "PERCAYA SAMA GUE, Neng!"
Well, daripada cuma memprediksi dan mengira-ngira, let's start the race!!!
Keempat peserta pun mulai mengayuh sepedanya masing-masing begitu peluit tanda dimulai berbunyi.
Di awal-awal race, ketiga peserta cowok nampak rileks dan menunjukkan kemampuannya masing-masing. Sayangnya, atlit sepeda roda satu justru jauh tertinggal dari ketiga peserta lainnya.
Satu kilometer pertama, Matsujun memimpin race, sodara-sodara!
Sho-chan menyusul di belakangnya.
Saat itu, medan race masih datar dan tidak terlalu sulit. Belum ada tanjakan bagai neraka ataupun turunan curam.
Tanjakan pertama, nampaknya Aa Jun mulai kehabisan napas, dan Sho bisa menyusul dengan enteng.
Kedudukan pun menjadi terbalik, Sho-chan memimpin race.
Terlihat Jun amat sangat kesulitan menghadapi tanjakan pertama, bahkan Kano Eiko yang berada di urutan ketiga pun berhasil menyusul Jun dan membalikkan keadaan.
Sementara itu di belakang Jun, Yamamoto sang atlit sepeda roda satu mulai memperkecil jarak sedikit demi sedikit, hingga hanya beberapa puluh meter di belakang.
That was PINCH for Matsujun!!!
Tidak perlu waktu lama, Yamamoto pun berhasil menyusul Jun dan menjadikan si Akang ini di posisi paling buncit.
Jun : "SUMPEH, Lo?!!!!"
Tidak hanya Jun, bahkan Kano Eiko pun disusulnya dengan mudah.
Itu artinya, tinggal Sho yang berada di depan yang belum tersusul.
Hiromi yang berada di studio mulai excited menunggu scene dimana Sho bakal disusul atlit sepeda roda satu.
Sayangnya, begitu memasuki kilometer kedua dengan medan berupa turunan curam, Jun dan Kano Eiko yang tadi tertinggal mulai menyusul Yamamoto dengan mudahnya.
Mungkin kalo untuk tanjakan, sepeda roda satu bakal unggul karena dia ringan soalnya hanya memiliki satu roda tanpa stang pula, sehingga lebih cepat dalam tanjakan.
Tapi sayangnya ketika menghadapi turunan apalagi yang curam, sepeda roda dua justru lebih unggul karena memiliki dua roda yang membuat dia lebih cepat melaju.
*analisa sotoy versi gue*
Jun dan Kano Eiko meluncur dengan mulus di turunan.
Begitu pun Sho yang berada di atas angin dengan posisi pertamanya.
Bahkan, Jun yang tadinya berada di posisi buncit, mulai bisa menyusul Kano Eiko sambil terus melaju mendekati Sho.
Sho yang masih belum terkalahkan, malah santey-santey mengayuh sepeda sambil minum.
Masih sempet yaa si Abang satu ini.
Mentang-mentang di posisi paling depan.
Di kilometer ketiga dan keempat, lagi-lagi para peserta harus ketemu dengan tanjakan, lebih tinggi dan lebih hah-heh-hoh pulak dibandingkan tanjakan pertama.
Jun yang sudah berada tepat di belakang Sho pun masih belum bisa menyusul si Abang di depannya.
Sho sendiri dengan setengah mati tetap mengayuh sepedanya supaya nggak kesusul Jun.
Sho : "Ngga rido pokonya kalo gue ampe kesusul Jun! Harga diri mameeen!!!"
Tapi kata-kata itu harus ditelan Sho dengan pahit, karena di tikungan berikutnya si Abang nyerah alias nggak sanggup lagi mengayuh sepedanya.
Alhasil, Sho turun dan menuntun sepedanya sedikit demi sedikit.
Jun yang melihat kondisi Sho udah gempor, nggak mau melewatkan kesempatan emas itu donk.
Dengan sekuat tenaga, Jun mengayuh sepedanya dan meninggalkan Sho yang masih kepayahan menuntun sepedanya.
Sho : "Turun (dari sepeda) donk, Bro! Turuuun!"
Jun : "NEHI! NEHI! Ndak mau lah yaw!"
Sho : "Kalo turun, lebih enak lho! Lebih nyantey cuyy!" *hasut nih si Abang!*
Jun : "OGAH!"
Seperti di tanjakan sebelumnya, Yamamoto terlihat lebih unggul dalam tanjakan dan mulai menyusul sedikit demi sedikit peserta di depannya.
Mulai dari Kano Eiko.
Dan....
Daaannnnn.....
Sosok Sho pun mulai terlihat hanya berjarak beberapa belas meter dari Yamamoto.
Kayaknya impian Hiromi buat ngeliat scene Sho kesusul sama atlit sepeda roda satu, bakal jadi kenyataan nih!
Sho yang melihat Yamamoto tidak jauh di belakangnya, langsung panik, berhenti menuntun sepedanya dan langsung mengayuh pedal sekuat tenaga.
Begitu Yamamoto berhasil menyusul Sho, yang berarti impian Hiromi terkabul, semua penonton di studio pun bersorak sorai gembira.
Sedangkan yang disorakin cuma bisa masang muka asem.
*pukpuksho*
Jun yang masih di atas angin dengan posisi teratasnya pun mulai panik ketika melihat Yamamoto berhasil menyusul Sho dan hanya berada beberapa meter di belakangnya.
Tapi sekuat apapun Jun mengayuh sepedanya, Yamamoto bisa menyusulnya tanpa kesulitan berarti.
Kini Yamamoto bisa membalikan keadaaan menjadi posisi paling depan.
Jun : "YANG BENER AJA MAMEEEN!!!"
Tinggal 1 kilometer menuju Goal.
Yamamoto masih memimpin.
Disusul Jun yang sekuat tenaga mengayuh di posisi kedua.
Karena berada di atas angin dan meninggalkan ketiga peserta lainnya di belakang, Yamamoto bahkan masih sempet berakrobat di tengah pertandingan.
Jun yang melihat itu dari kejauhan ketzel donk pastinya.
Jun : "Nyantey amat sik si Neng inih! SIAAAALLL!!!"
Sho-chan?
Si Abang dimanaaaaa?
Ooooh, rupanya dia masih aja nuntun sepedanya di belakang.
Udah beneran gempor kayaknya si Abang satu ini.
Garis finish sudah di depan mata dan hanya berjarak beberapa belas meter.
Dengan senyum merekah, Yamamoto melewati garis finish paling pertama yang otomatis menjadikannya juara pertama.
Jun yang meski mengayuh sekuat tenaga untuk menyusul Yamamoto dan bermaksud merebut posisi pertama, harus puas dengan posisi runner-up.
YANG BERIKUTNYA SIAPA?
Penonton di studio mulai ricuh.
Mari kita mundur beberapa meter ke belakang.
Oww, rupanya Abang Sho masih menuntun sepedanya dengan setengah mati, yang disambut gelak tawa seluruh audience di studio.
Sho : *dalam hati* "PUAS AMAT yee kalian ngetawain gue."
Sedangkan Kano Eiko masih di posisi paling buncit.
Akhirnya setelah mengumpulkan tenaga terakhir, Sho mulai mengayuh sepedanya kembali dan menyambut garis finish yang tidak jauh di depannya.
Meski kalah sama atlit sepeda roda satu, seenggaknya jangan jadi yang paling buncit dah!
Mau disimpen dimana ini mukaaa?!
Selang kurang lebih 3 menit dari Matsujun, Sho akhirnya berhasil menyentuh garis finish.
Tanpa babibu, Sho langsung meninggalkan sepedanya dan ngesot menuju pinggir race.
Sho : "NYERAH GUE!" *sambil toss sama Jun yang udah duluan tepar di pinggir*
Di posisi paling buncit, siapa lagi kalo bukan Kano Eiko yang tiba di finish berikutnya.
Kano : "SIAALL! Siapa yang juara pertama jadinya?"
Yamamoto: *ngacung*
Kano : "HAAH?!! Ngapain aja kalian ARASHI?! Kalah?!"
Jun : "BERISIK, Lu!"
Kano : "Padahal aku berharap salah satu dari kalian yang juara."
Jun : "NGGAK MUNGKIN."
Sho : "Akhirnya nyampe finish juga ya. Padahal di tengah-tengah race gue udah ngelirik sama staff yang pake motor, pengen NEBENG aja bawaannya...."
*sekalian aja pesen gojek, Bang*
Kita kembali ke studio, pemirsah.
Hiromi : "Prediksi gue meleset sih, tapi udah bisa ngeliat scene Sho yang disusul sama atlit sepeda roda satu aja UDAH SENENG BANGET ANE!!!"
Aiba : "Sukur banget deh gue kebagian jet coaster. Daripada disuruh ngeboseh sepeda, MAKASIH deh ah!"
Well, good job buat Jun and Sho!
Nice race dan amat sangat menghibur lho XD
(Race 3)
Fullname Grand Prix
Sebenernya bingung juga sih, race ke-3 ini layak disebut Grand Prix atau lebih pantes disebut Lomba Nggak Penting.
*dijambak Ohno*
Race kali ini simple, hanya mencari 10 orang warga di suatu kota yang sudah ditunjuk crew untuk mengetes sejauh mana mereka tahu nama lengkap dari Nino dan Ohno.
Yang paling banyak nama lengkapnya diketahui orang, dialah yang menang, yang notabene-nya berarti lebih terkenal alias femeus cyiin.
Tidak hanya Ohno dan Nino, supaya race-nya lebih greget, diajak juga dua orang selebritis yaitu Okubo Kayoko (komedian wanita) dan seorang petinju veteran yang ane lupa namanya^^
Oiya, Ohno dan Nino akan melihat dari kejauhan melalui video ketika seorang reporter memperlihatkan foto mereka berdua sambil menanyakan nama lengkap kepada masyarakat sekitar.
Orang mana yang akan diajukan pertanyaan, dipilih langsung oleh mereka berdua.
FYI, kota yang dijadikan sasaran kali ini adalah area Sugamo, dimana kebanyakan para lansia dan paruh baya yang tinggal disitu.
Jadi, sekalian ngetes juga apakah Arashi, khususnya Ohno dan Nino dikenal oleh nenek dan kakek yang ada di Sugamo atau nggak.
Hasilnya, dari 10 orang lansia yang ditanya, cuma 1 orang yang bisa menyebutkan nama lengkap Nino.
Sedangkan Ohno unggul satu poin karena ada 2 orang yang bisa menyebutkan nama lengkap si Om.
Lucunya, sebagian besar Kakek dan Nenek itu lebih kenal sama Sho ketimbang Nino dan Ohno.
Keciaan.
Mungkin ntar-ntar mah kalian kudu nyoba jadi reporter atau news caster, biar lebih dikenal yak!
Bagaimana dua orang peserta lainnya?
Di luar dugaan, atlit veteran tinju rupanya dikenal 9 dari 10 orang, sedangkan Okubo Kayoko hanya 4 dari 10 orang.
Itu artinya, posisi pertama diraih atlit tinju dan posisi paling buncit diraih Nino.
Kesimpulan yang bisa diambil dari race ketiga ini adalah Om-om badai ini masih kalah terkenal sama para veteran, atau mungkin kudu banting setir jadi news caster kayak Abang Sho.
*curiga abis syuting ini, Ohno sama Nino langsung nyulik Sho dan disembunyiin di gunung supaya posisi news caster bisa direbut mereka*
Sebetulnya masih ada race yang lain, yaitu penentuan siapa yang paling banyak bawa duit cash di dompetnya.
Tapi, ntar disambung lagi ya :)
Showing posts with label TV Show. Show all posts
Showing posts with label TV Show. Show all posts
Tuesday, December 27, 2016
Thursday, August 18, 2016
Arashi ni Shiyagare [2016.08.06] - Guest Peco and Ryucheru
Asalamualaikum!
Salam sejahtera untuk kita semua *HALAH GAYA!*
Setelah sekian lama akhirnya bisa ngereview lagi TV show dari idol tercintak!
*sun pipi Jun*
*dijambak Ohno*
Episode Shiyagare kali ini kedatangan guest duo couple yaitu yang cewek namanya Peco, dan yang cowok namanya Ryucheru.
Sekali ngeliat kedua kapel ini pasti sista-sista bakal langsung mengerutkan kening sambil ngomong dalam hati : Ini orang gila ya? Dandanan apaaa itu, mameeeennn?!
Yang cewek pake dandanan menor, rambut pirang dibuat ikal panjang sepunggung, pake celana gemetz dan baju biru dengan kaos kaki panjang selutut warna pink ngejreng. Kalo yang pakenya Kyari Pamyu Pamyu sih ekeu seneng-seneng aja liatnya, pasti jatohnya lutuk dan imyut. Tapi cewek satu ini......ah ya sudahlah.
Yang cewek masih mending karena yaa maklum lah ya, namanya cewek, dandan menor kan kita maapin aja. Tapi yang cowok, ya owloohhhh! Bencong prapatan lima aja kayaknya masih mending. Rambut pirang dibuat ikal juga, tapi potongan pendek *yaeyalaah, masa dibuat sepunggung, ini cowok apa jelmaan Susana?*
Baju warna senada sama couple-nya pake jaring-jaring pink, dengan bandana pink di jidat, ditambah celana pendek yang ditumpuk pake stocking ungu di dalemnya *untung juga kagak ikutan pake celana gemetz, kalo sampe pake, gue cubit ampe gemetz juga dah!*.
Yang paling bikin gatel pengen ngegampar adalah dandanan mukanya. Di sekitar hidung dan pipi, dia molesin entah itu blush on, bedak atau tepung terigu or whateper lah ya, berwarna pink pake gliter-gliter nggak jelas. Sehingga kalo kamera nyorot dia zoom in zoom out *udah kayak sinetron aje pake zoom in zoom out...*, keliatan banget itu muka semuka-muka warna PINK SEMUA pake GLITER PULAK!
Belum lagi gaya bicaranya yang menye-menye dan asli kayak bencong banget. Perasaan sebagai cewek tulen aja gue kagak gitu-gitu amat ngomongnya.
*yakin lu tulen, Neng?*
*siul-siul pura nggak denger*
Mending kalo cowok ganteng yang kayak gitu, masih enak dilihat. Ini mah......*nggak tega bilangnya*
Etapi, cowok ganteng juga mana ada yang mau didandanin kayak gitu ye. Mereka pasti mikir ribuan kali.
*YOU THINK?!*
Meskipun couple Peco dan Ryucheru bilang kalo awalnya mereka model di satu majalan yang sama, kenal, pedekate, trus jadian sampe tinggal bareng, tapi buat gue mereka nggak jauh berbeda dengan sejenistumbuh-tumbuhan langka komedian yang mengambil konsep couple dengan dandanan hebring supaya gampang diinget dan dibenci *eh*
Kan biasanya kalo kita benci ama sesuatu atau orang, justru sebaliknya malah ingeeeet terus ama itu orang. Inget semua kelakuannya, semua kesukaannya sampe semua kenistaannya *halah*.
Nah, mereka pasti membaca pangsa pasar itu, dan woilaaa jadilah Peco and Ryucheru.
*OPINI SOTOY, pemirsah!*
Duo Peco dan Ryucheru ini sering kerja bareng sama Abang Sho, karena sering jadi guest di Abunai Yakai, jadinya udah nggak perlu jaim-jaiman.
Entah kebetulan atau staff wardrobe yang lagi nggak waras, Abang Sho kala itu dipakein juga T-shirt pink ngejreng hebring buricak burinong, trus duduk sebelahan juga ama Peco dan Ryucheru. Jadinya, member Arashi yang lain pada komen kalo ngeliat mereka bertiga jadinya kayak trio : Peco, Ryucheru and Sho.
Kalian ini masa sama temen gitu, sik! Tega emang ngeliat temen sendiri jadi ikutan nggak waras bergabung sama couple aneh itu?! Ntar-ntar jangan pada nyesel ye kalo Sho tiba-tiba dandan dan moles-moles blush on pink di idungnya kayak si Ryuceru itu.
*selepet satu-satu member Arashi pake sapu lidi*
Sho yang dikomentarin gitu, bukannya ngambek ato paling nggak manyun dikit lah, ini mah si Abang malah nanggepin dan berpose gemetz sambil nempelin kedua tangannya di pipi persis kayak pose cherrybell.
Bang, waras dikit napa!
Jangan kebawa suasana donk! Itu masa lalu kamu, Bang. Nggak usah diungkit-ungkit.
*selepet Sho pake gedebog pisang biar sadar*
[Aiba : "Ini orang berdua kayaknya mending gue jadiin makanan gorila di kebon binatang aja deh. Tapi curiga gorilanya bakal langsung demam tujuh turunan kalo dikasih makan mahluk kayak gini..."
Jun : "Untung gue duduknya paling ujung dan paling jauh dari mereka. Kesian amat si Sho yang duduk sebelahan, pulang syuting kayaknya kudu mandi kembang tujuh rupa pake tujuh air sumur, sumurnya sumur tempat mangkal Sadako pulak."]
Waktu si Ryucheru ini ngenalin namanya sendiri, Nino yang kayaknya udah nggak sabar dari tadi pengen komen, malah nyebutin nama aslinya yaitu Ryuji. Yang langsung disela ama si pemilik nama dan ngotot kalo namanya RYUCHERU bukan yang lain.
*Serah lo deh*
Waktu ditanya mereka asli dari mana, Jun dengan lempengnya ngejawab kalo si Ryucheru ini dari Okinawa, yang langsung disela lagi kalo dia itu berasal dari Cheru-cheru Land.
*Mau dari cheru-cheru land kek, mau dari Bojongkenyot Land kek, sebodo amat!*
Mungkin ini juga yang mau diucapin Jun kalo ngeliat tampangnya yang seolah berkata mimpi-apa-gue-semalem-sampe-dapet-guest-kayak-gini.
Baiklah, kayaknya nggak bakal ada habisnya kalo ngebahas guest melulu. Kita lanjut ke segmen reguler di Shiyagare yaitu Death Match.
Death Match kali ini mengambil tema pertarungan makanan khas tiap daerah di seluruh Jepang.
Yang jadi moderator alias MC-nya kali ini adalah Tomochika, mbak mbak yang seneng niruin artis-artis Jepang dan menurut gue gokil abis ini ngasih komen pembuka yaitu,
"Halo, saya Tomochika yang selalu bikin sendiri desert dan sweet yang pengen saya makan...."
Yang langsung dipotong Nino dan tereak, BOONG BANGET, LO!
Bocah satu ini emang nggak mandang usia ya, artis senior dan umurnya lebih tua dari dia aja ditereakin kayak gitu. Untung nggak digampar highheels sama mbak Tomochika.
Seperti yang udah-udah, semua member arashi dan guest kudu nebak pertanyaan dari tiap VTR yang diputar, dan yang tebakannya benar bisa icip-icip makanan yang tadi ditayangkan di VTR!
VTR yang pertama menayangkan menu pasta yang jadi BEST 3 di daerah Takasaki - Gunma Perfecture. Karena Gunma ini terkenal sebagai daerah pengrajin boneka Daruma (itu loh boneka warna merah yang meski digulingkan berkali-kali tetap tegak berdiri), maka pertanyaan pertama pun seputaran boneka Daruma.
Pertanyaannya adalah di sebuah kuil khusus Daruma, ada jimat pelindung berbentuk Daruma tapi nggak seperti Daruma kebanyakan, dia punya ciri khas unik. Nah, apakah ciri khas-nya itu?
Ayok dijawab anak-anak!!!!
Nino : "Tangan sama kakinya keluar" *SALAH WEEE!*
Ohno : "Lotre." *Situ mah mikirnya lotre mulu! Kagak pernah menang juga!*
Jun : "Matanya keluar." PINGPONG! Bener, Kang! *peluk* *modus-mode-on*
VTR kedua yang diputar bertemakan Urata Tonkatsu. Karena isinya pork, ya ane langsung nggak berselera lah ya nonton VTR ini, meski member Arashi di sebrang sana pada ngeces tumpeh-tumpeh.
Pertanyaan yang diajukan kali ini seputar kota Urata, yaitu ada sebuah world event yang ngetren banget, digandrungi orang banyak dan event tersebut bermula dari kota Urata.
Nah, apakah nama event itu?
Sapa yang bisa jawab, anak-anaaak?
Nino : "Cosplay!"
PING PONG!
Tumben jawaban lu bener, Neen! Lagi waras ya? *dilempar nintendo*
Nino sendiri nggak nyangka dia bakal secepat itu jawab dan langsung bener pulak!
Harusnya kan ini kuis dibikin rame dan saling rebutan jawab, tapi gara-gara Nino yang sekali jawab langsung bener, jadinya yang lain cuma cengo, bahkan si MC langsung sewot, "Kecepetan lu! Nggak seru ah!"
Iya mba, marahin aja tuh bocah nakal. Kalo perlu disilet-silet juga gapapa.
*kasihin silet sebungkus*
Baiklah, kita tinggalin Nino yang lagi melahap tonkatsu-nya.
Kita kembali ke kuis dengan tema ketiga yaitu Tsukuba Bread.
Karena judulnya bread, otomatis semua VTR menayangkan roti yang sumveh bikin ngiler dan kesel. Kesel karena belinya jauh, kudu ke Jepun dan kagak ada di Indonesia *acak-acak toko roti*
Pertanyaan kali ini seputaran kota Tsukuba.
Di beberapa kota sering kita lihat marka jalan untuk mengingatkan agar berhati-hati pada hewan liar yang suka tiba-tiba nyelonong ke jalan raya, seperti rusa, babi hutan, kelinci, rubah, rakun bahkan sampe kepiting.
Nah, di kota Tsukuba ini ada juga marka jalan sejenis, tapi bukan peringatan hewan liar. Mahluk apakah yang sekiranya suka berkeliaran di jalan raya kota Tsukuba sampe kudu dikasih marka jalan?
Yang bisa jawab ane cipok dah!
*semua member Arashi langsung pulang*
*Ryucheru, elu juga pulang sana, nggak sudi gue nyipok elu mah!*
Ryucheru : "Tsukutsukuboushi (sejenis jangkrik)." BUKAN OJAANNN!
Dan si ceweknya langsung manyun seolah pengen bilang gue-punya-patjar-oon-kebangetan-deh.
Ryucheru : "Eeehh, kepencet! Kepenceet! Kepencet lagiii!"
Semua member Arashi seolah pengen bilang : BURUAN NAPA! Pake latah segala sik!
Ryucheru : "Jawabannya trenggiling raksasa."
Dan saat itu juga semua crew Shiyagare bawa mobil aspal buat ngeGILING si Ryucheru yang kayak gilingan padi di tengah sawah alias GILA.
Akhirnya Sho yang tadi udah bersabar dan nahan emosi pengen ngejitak orang di sebelahnya yang ngejawab absurd melulu, mencet bel.
Sho : "Pesawat ruang angkasa."
-________-
*Jangan-jangan si Abang kelamaan berdiri di sebelah couple gila ini jadi ikutan absurd deh.
Baaang, kemana kepintaran mu ituu!!!*
Ohno : *dalam hati* Pada nggak becus semuanya, gue aja deh yang jawab.
"Robot."
PING PONG! Tepok tangan buat leader Arashi kita, sodara-sodara!
Karena di kota Tsukuba ini banyak ilmuwan yang tinggal, maka sering berseliweran robot di jalan raya. Makanya dibuatlah marka jalan itu.
Tiba-tiba Sho nanya.
Sho : "Kenapa kamu bisa langsung tahu jawabannya robot?"
Ohno : "Errr, soalnya gue pernah syuting di situ, jadi tau."
Yang langsung disembur sama duo couple dan bilang Ohno curang.
Ohno yang nggak terima, langsung sewot.
Ohno : "JADI MAKSUD NGANA, AKIKA KUDU MINGKEM AJA GITU?!"
Iya, Om! Marahin aja mereka! Kalo perlu iket aja pake benang pancing trus ceburin deh ke laut buat jadi umpan. Kan lumayan, dapet stock umpan buat dua tahun. Hemat pengeluaran mancing, Om!
*Dan Ohno pun langsung ngambil benang pancing*
Tema berikutnya adalah Chahan atau kalau di Indonesia namanya Nasi Goreng.
Pertanyaan kuisnya adalah di kota yang terkenal dengan Chahan-nya itu (sorry, akika lupita nama kotanya), ada satu orang terkenal seantero kota yang punya kemampuan khusus (mutant kali yee).
Nah, apa kemampuan orang tersebut sampe bisa seterkenal itu?
Aiba : "DJ." Sayang sekali, kamu salah, Mas.
Ryucheru : "Om-om yang bisa maen sepeda roda satu."
Karena nggak ada yang bisa jawab, Mbak Tomochika pun ngasih petunjuk : benda yang ada di sekitar kita, terutama kalo lagi musim panas.
Peco : "Menangkap serangga."
Yakali nangkep serangga aje pake terkenal segala.
Peco : "Jago berenang."
Ini nggak ada jawaban yang lebih bermutu apa? Kalo jago berenang mah di pelabuhan merak juga banyak bocah-bocah koin yang jago berenang, mbaak.
Ryucheru : "Minum air laut."
Jun, Nino dan Ohno yang lagi menikmati makanan kayaknya langsung keselek begitu ngedenger jawaban absurd mereka.
Jun udah nahan aja pengen ketawa dan ngelempar meja sama mereka berdua.
Nino udah nggak sabar pengen nyembur mereka pake makian dan cacian.
Ohno sih nyantey aja dan cuma senyum-senyum kalem sambil nyiapin benang pancing di bawah meja. Kelar ini kuis, gue nggak perlu beli umpan mancing buat dua tahun nih, gumam Ohno dalam hati.
[Sho : *dalam hati* "Susah emang kalo maen kuis sama orang-orang katro begini. Padahal gue udah bersabar pura-pura oon, tapi teuteup aja mereka lebih ojan....Hhhh, susah emang punya otak encer kayak gue."]
Akhirnya, Sho yang dari tadi diem aja, mulai coba menjawab.
Please Bang, gunakan kepintaran dan kemampuanmu kali ini! Jangan ikutan oon kayak mereka.
Sho : "Orang yang bisa bikin soft ice cream panjaaaaaaang banget."
Dan alhamdulillah, jawaban si Abang kali ini bener. *potong tumpeng*
Sebagai hadiah, si pembuat soft ice cream membuatkan ice cream puanjaaaang banget buat Sho.
[Sho : WAOWWW! PANJANG BANGET!"
Ohno : "Apanya?"
Sho : "Ice cream-nya laah! Ngana pikir apanya?!"]
Tapi apa dikata, karena saking panjangnya, tuh soft ice cream langsung miring dan di gigitan kedua langsung tumbang pemirsa!
Untung Sho yang sigap langsung nangkep ice cream pake tangannya, jadinya nggak tumpeh-tumpeh sampe kena baju.
Nino : "Udah kayak meluk anak sendiri aja, sampe segitunya ditangkep."
Tema terakhir adalah Urawa Sweet alias desert. Dan yang tersisa tinggal Aiba sama couple Peco and Ryucheru.
Karena tinggal dua peserta yang tersisa, kali ini diadakanlah battle untuk memperebutkan desert sebagai hadiahnya. Battle kali ini kedua peserta diharuskan menebak mana desert yang asli dari 3 macam desert yang ditunjukkan.
Sayangnya, karena baik Aiba maupun couple Peco-Ryucheru nggak ada yang bisa jawab, maka mereka berdua pun nggak bisa makan desert, dan yang hura-hura makan jadinya member Arashi lainnya.
*puk puk Aiba*
Jadi, hikmah yang bisa kita ambil dari episode Shiyagare kali ini adalah SELALU SEDIA BENANG PANCING DI SAKU ANDA, karena akan sangat berguna jika ada orang yang nyebelin dan stupit yang pengen diiket trus dilempar ke laut supaya melebur sama plankton.
*toss sama Ohno*
Salam sejahtera untuk kita semua *HALAH GAYA!*
Setelah sekian lama akhirnya bisa ngereview lagi TV show dari idol tercintak!
*sun pipi Jun*
*dijambak Ohno*
Episode Shiyagare kali ini kedatangan guest duo couple yaitu yang cewek namanya Peco, dan yang cowok namanya Ryucheru.
Sekali ngeliat kedua kapel ini pasti sista-sista bakal langsung mengerutkan kening sambil ngomong dalam hati : Ini orang gila ya? Dandanan apaaa itu, mameeeennn?!
Yang cewek pake dandanan menor, rambut pirang dibuat ikal panjang sepunggung, pake celana gemetz dan baju biru dengan kaos kaki panjang selutut warna pink ngejreng. Kalo yang pakenya Kyari Pamyu Pamyu sih ekeu seneng-seneng aja liatnya, pasti jatohnya lutuk dan imyut. Tapi cewek satu ini......ah ya sudahlah.
Yang cewek masih mending karena yaa maklum lah ya, namanya cewek, dandan menor kan kita maapin aja. Tapi yang cowok, ya owloohhhh! Bencong prapatan lima aja kayaknya masih mending. Rambut pirang dibuat ikal juga, tapi potongan pendek *yaeyalaah, masa dibuat sepunggung, ini cowok apa jelmaan Susana?*
Baju warna senada sama couple-nya pake jaring-jaring pink, dengan bandana pink di jidat, ditambah celana pendek yang ditumpuk pake stocking ungu di dalemnya *untung juga kagak ikutan pake celana gemetz, kalo sampe pake, gue cubit ampe gemetz juga dah!*.
Yang paling bikin gatel pengen ngegampar adalah dandanan mukanya. Di sekitar hidung dan pipi, dia molesin entah itu blush on, bedak atau tepung terigu or whateper lah ya, berwarna pink pake gliter-gliter nggak jelas. Sehingga kalo kamera nyorot dia zoom in zoom out *udah kayak sinetron aje pake zoom in zoom out...*, keliatan banget itu muka semuka-muka warna PINK SEMUA pake GLITER PULAK!
Belum lagi gaya bicaranya yang menye-menye dan asli kayak bencong banget. Perasaan sebagai cewek tulen aja gue kagak gitu-gitu amat ngomongnya.
*yakin lu tulen, Neng?*
*siul-siul pura nggak denger*
[Penampakaaan! Penampakaaan! *Lempar tasbih*]
Mending kalo cowok ganteng yang kayak gitu, masih enak dilihat. Ini mah......*nggak tega bilangnya*
Etapi, cowok ganteng juga mana ada yang mau didandanin kayak gitu ye. Mereka pasti mikir ribuan kali.
*YOU THINK?!*
Meskipun couple Peco dan Ryucheru bilang kalo awalnya mereka model di satu majalan yang sama, kenal, pedekate, trus jadian sampe tinggal bareng, tapi buat gue mereka nggak jauh berbeda dengan sejenis
Kan biasanya kalo kita benci ama sesuatu atau orang, justru sebaliknya malah ingeeeet terus ama itu orang. Inget semua kelakuannya, semua kesukaannya sampe semua kenistaannya *halah*.
Nah, mereka pasti membaca pangsa pasar itu, dan woilaaa jadilah Peco and Ryucheru.
*OPINI SOTOY, pemirsah!*
Duo Peco dan Ryucheru ini sering kerja bareng sama Abang Sho, karena sering jadi guest di Abunai Yakai, jadinya udah nggak perlu jaim-jaiman.
Entah kebetulan atau staff wardrobe yang lagi nggak waras, Abang Sho kala itu dipakein juga T-shirt pink ngejreng hebring buricak burinong, trus duduk sebelahan juga ama Peco dan Ryucheru. Jadinya, member Arashi yang lain pada komen kalo ngeliat mereka bertiga jadinya kayak trio : Peco, Ryucheru and Sho.
[Bang, istigfar Bang! Buruan istigfaaaarr, sebelum kamu dilempar tasbih juga]
Kalian ini masa sama temen gitu, sik! Tega emang ngeliat temen sendiri jadi ikutan nggak waras bergabung sama couple aneh itu?! Ntar-ntar jangan pada nyesel ye kalo Sho tiba-tiba dandan dan moles-moles blush on pink di idungnya kayak si Ryuceru itu.
*selepet satu-satu member Arashi pake sapu lidi*
Sho yang dikomentarin gitu, bukannya ngambek ato paling nggak manyun dikit lah, ini mah si Abang malah nanggepin dan berpose gemetz sambil nempelin kedua tangannya di pipi persis kayak pose cherrybell.
[Untung kamu unyu, Bang. Kalo nggak udah ane giles pake mobil aspal]
Bang, waras dikit napa!
Jangan kebawa suasana donk! Itu masa lalu kamu, Bang. Nggak usah diungkit-ungkit.
*selepet Sho pake gedebog pisang biar sadar*
[Ohno : "Mending gue bobo chuantieq aja di rumah, daripada kudu ngeladenin guest kayak gini.
Nino : "Hmmm, kira-kira ini guest enaknya dilempar pake apa ya? Kalo pake nintendo gue, sayang ntar rusak, mahal pulak. Apa gue lempar pake batu kali aja ya? Murah dan gratis. Hmmmm....."
Sho : "Daripada mata indah gue rusak gegara ngeliat mahluk jejadian di depan ane, mending ngobrolnya sambil merem aja deh."]
[Aiba : "Ini orang berdua kayaknya mending gue jadiin makanan gorila di kebon binatang aja deh. Tapi curiga gorilanya bakal langsung demam tujuh turunan kalo dikasih makan mahluk kayak gini..."
Jun : "Untung gue duduknya paling ujung dan paling jauh dari mereka. Kesian amat si Sho yang duduk sebelahan, pulang syuting kayaknya kudu mandi kembang tujuh rupa pake tujuh air sumur, sumurnya sumur tempat mangkal Sadako pulak."]
Waktu si Ryucheru ini ngenalin namanya sendiri, Nino yang kayaknya udah nggak sabar dari tadi pengen komen, malah nyebutin nama aslinya yaitu Ryuji. Yang langsung disela ama si pemilik nama dan ngotot kalo namanya RYUCHERU bukan yang lain.
*Serah lo deh*
Waktu ditanya mereka asli dari mana, Jun dengan lempengnya ngejawab kalo si Ryucheru ini dari Okinawa, yang langsung disela lagi kalo dia itu berasal dari Cheru-cheru Land.
*Mau dari cheru-cheru land kek, mau dari Bojongkenyot Land kek, sebodo amat!*
Mungkin ini juga yang mau diucapin Jun kalo ngeliat tampangnya yang seolah berkata mimpi-apa-gue-semalem-sampe-dapet-guest-kayak-gini.
Baiklah, kayaknya nggak bakal ada habisnya kalo ngebahas guest melulu. Kita lanjut ke segmen reguler di Shiyagare yaitu Death Match.
Death Match kali ini mengambil tema pertarungan makanan khas tiap daerah di seluruh Jepang.
Yang jadi moderator alias MC-nya kali ini adalah Tomochika, mbak mbak yang seneng niruin artis-artis Jepang dan menurut gue gokil abis ini ngasih komen pembuka yaitu,
"Halo, saya Tomochika yang selalu bikin sendiri desert dan sweet yang pengen saya makan...."
Yang langsung dipotong Nino dan tereak, BOONG BANGET, LO!
Bocah satu ini emang nggak mandang usia ya, artis senior dan umurnya lebih tua dari dia aja ditereakin kayak gitu. Untung nggak digampar highheels sama mbak Tomochika.
Seperti yang udah-udah, semua member arashi dan guest kudu nebak pertanyaan dari tiap VTR yang diputar, dan yang tebakannya benar bisa icip-icip makanan yang tadi ditayangkan di VTR!
VTR yang pertama menayangkan menu pasta yang jadi BEST 3 di daerah Takasaki - Gunma Perfecture. Karena Gunma ini terkenal sebagai daerah pengrajin boneka Daruma (itu loh boneka warna merah yang meski digulingkan berkali-kali tetap tegak berdiri), maka pertanyaan pertama pun seputaran boneka Daruma.
Pertanyaannya adalah di sebuah kuil khusus Daruma, ada jimat pelindung berbentuk Daruma tapi nggak seperti Daruma kebanyakan, dia punya ciri khas unik. Nah, apakah ciri khas-nya itu?
Ayok dijawab anak-anak!!!!
Nino : "Tangan sama kakinya keluar" *SALAH WEEE!*
Ohno : "Lotre." *Situ mah mikirnya lotre mulu! Kagak pernah menang juga!*
Jun : "Matanya keluar." PINGPONG! Bener, Kang! *peluk* *modus-mode-on*
[Senangnya yang dapet makan enaaakk]
[Udah berapa tahun nggak makan daging, Kang? Biasa aja keleeeus mukanya.
Tapi tetep ganteng kok *towel dagu Jun*]
Tapi tetep ganteng kok *towel dagu Jun*]
VTR kedua yang diputar bertemakan Urata Tonkatsu. Karena isinya pork, ya ane langsung nggak berselera lah ya nonton VTR ini, meski member Arashi di sebrang sana pada ngeces tumpeh-tumpeh.
Pertanyaan yang diajukan kali ini seputar kota Urata, yaitu ada sebuah world event yang ngetren banget, digandrungi orang banyak dan event tersebut bermula dari kota Urata.
Nah, apakah nama event itu?
Sapa yang bisa jawab, anak-anaaak?
Nino : "Cosplay!"
PING PONG!
Tumben jawaban lu bener, Neen! Lagi waras ya? *dilempar nintendo*
[Waowww! Ada duit terbang depan gue nih! *duit mulu yang ada di pikiran ini bocah*]
Nino sendiri nggak nyangka dia bakal secepat itu jawab dan langsung bener pulak!
Harusnya kan ini kuis dibikin rame dan saling rebutan jawab, tapi gara-gara Nino yang sekali jawab langsung bener, jadinya yang lain cuma cengo, bahkan si MC langsung sewot, "Kecepetan lu! Nggak seru ah!"
Iya mba, marahin aja tuh bocah nakal. Kalo perlu disilet-silet juga gapapa.
*kasihin silet sebungkus*
Baiklah, kita tinggalin Nino yang lagi melahap tonkatsu-nya.
Kita kembali ke kuis dengan tema ketiga yaitu Tsukuba Bread.
Karena judulnya bread, otomatis semua VTR menayangkan roti yang sumveh bikin ngiler dan kesel. Kesel karena belinya jauh, kudu ke Jepun dan kagak ada di Indonesia *acak-acak toko roti*
Pertanyaan kali ini seputaran kota Tsukuba.
Di beberapa kota sering kita lihat marka jalan untuk mengingatkan agar berhati-hati pada hewan liar yang suka tiba-tiba nyelonong ke jalan raya, seperti rusa, babi hutan, kelinci, rubah, rakun bahkan sampe kepiting.
Nah, di kota Tsukuba ini ada juga marka jalan sejenis, tapi bukan peringatan hewan liar. Mahluk apakah yang sekiranya suka berkeliaran di jalan raya kota Tsukuba sampe kudu dikasih marka jalan?
Yang bisa jawab ane cipok dah!
*semua member Arashi langsung pulang*
*Ryucheru, elu juga pulang sana, nggak sudi gue nyipok elu mah!*
Ryucheru : "Tsukutsukuboushi (sejenis jangkrik)." BUKAN OJAANNN!
Dan si ceweknya langsung manyun seolah pengen bilang gue-punya-patjar-oon-kebangetan-deh.
Ryucheru : "Eeehh, kepencet! Kepenceet! Kepencet lagiii!"
Semua member Arashi seolah pengen bilang : BURUAN NAPA! Pake latah segala sik!
Ryucheru : "Jawabannya trenggiling raksasa."
Dan saat itu juga semua crew Shiyagare bawa mobil aspal buat ngeGILING si Ryucheru yang kayak gilingan padi di tengah sawah alias GILA.
Akhirnya Sho yang tadi udah bersabar dan nahan emosi pengen ngejitak orang di sebelahnya yang ngejawab absurd melulu, mencet bel.
Sho : "Pesawat ruang angkasa."
-________-
*Jangan-jangan si Abang kelamaan berdiri di sebelah couple gila ini jadi ikutan absurd deh.
Baaang, kemana kepintaran mu ituu!!!*
Ohno : *dalam hati* Pada nggak becus semuanya, gue aja deh yang jawab.
"Robot."
PING PONG! Tepok tangan buat leader Arashi kita, sodara-sodara!
Karena di kota Tsukuba ini banyak ilmuwan yang tinggal, maka sering berseliweran robot di jalan raya. Makanya dibuatlah marka jalan itu.
Tiba-tiba Sho nanya.
Sho : "Kenapa kamu bisa langsung tahu jawabannya robot?"
Ohno : "Errr, soalnya gue pernah syuting di situ, jadi tau."
Yang langsung disembur sama duo couple dan bilang Ohno curang.
Ohno yang nggak terima, langsung sewot.
Ohno : "JADI MAKSUD NGANA, AKIKA KUDU MINGKEM AJA GITU?!"
Iya, Om! Marahin aja mereka! Kalo perlu iket aja pake benang pancing trus ceburin deh ke laut buat jadi umpan. Kan lumayan, dapet stock umpan buat dua tahun. Hemat pengeluaran mancing, Om!
*Dan Ohno pun langsung ngambil benang pancing*
[Ya ampuuun, Om! Muka! Mukaaaaamuuu itu! Kontrol dikit napa? Ini disorot kamera loh, jaim dikit napaa?!]
Tema berikutnya adalah Chahan atau kalau di Indonesia namanya Nasi Goreng.
Pertanyaan kuisnya adalah di kota yang terkenal dengan Chahan-nya itu (sorry, akika lupita nama kotanya), ada satu orang terkenal seantero kota yang punya kemampuan khusus (mutant kali yee).
Nah, apa kemampuan orang tersebut sampe bisa seterkenal itu?
Aiba : "DJ." Sayang sekali, kamu salah, Mas.
Ryucheru : "Om-om yang bisa maen sepeda roda satu."
Karena nggak ada yang bisa jawab, Mbak Tomochika pun ngasih petunjuk : benda yang ada di sekitar kita, terutama kalo lagi musim panas.
Peco : "Menangkap serangga."
Yakali nangkep serangga aje pake terkenal segala.
Peco : "Jago berenang."
Ini nggak ada jawaban yang lebih bermutu apa? Kalo jago berenang mah di pelabuhan merak juga banyak bocah-bocah koin yang jago berenang, mbaak.
Ryucheru : "Minum air laut."
Jun, Nino dan Ohno yang lagi menikmati makanan kayaknya langsung keselek begitu ngedenger jawaban absurd mereka.
Jun udah nahan aja pengen ketawa dan ngelempar meja sama mereka berdua.
Nino udah nggak sabar pengen nyembur mereka pake makian dan cacian.
Ohno sih nyantey aja dan cuma senyum-senyum kalem sambil nyiapin benang pancing di bawah meja. Kelar ini kuis, gue nggak perlu beli umpan mancing buat dua tahun nih, gumam Ohno dalam hati.
[Sho : *dalam hati* "Susah emang kalo maen kuis sama orang-orang katro begini. Padahal gue udah bersabar pura-pura oon, tapi teuteup aja mereka lebih ojan....Hhhh, susah emang punya otak encer kayak gue."]
Akhirnya, Sho yang dari tadi diem aja, mulai coba menjawab.
Please Bang, gunakan kepintaran dan kemampuanmu kali ini! Jangan ikutan oon kayak mereka.
Sho : "Orang yang bisa bikin soft ice cream panjaaaaaaang banget."
Dan alhamdulillah, jawaban si Abang kali ini bener. *potong tumpeng*
Sebagai hadiah, si pembuat soft ice cream membuatkan ice cream puanjaaaang banget buat Sho.
[Sho : WAOWWW! PANJANG BANGET!"
Ohno : "Apanya?"
Sho : "Ice cream-nya laah! Ngana pikir apanya?!"]
Tapi apa dikata, karena saking panjangnya, tuh soft ice cream langsung miring dan di gigitan kedua langsung tumbang pemirsa!
Untung Sho yang sigap langsung nangkep ice cream pake tangannya, jadinya nggak tumpeh-tumpeh sampe kena baju.
[Jarang-jarang ngeliat Oh-chan ngakak ampe segitunya^^]
Nino : "Udah kayak meluk anak sendiri aja, sampe segitunya ditangkep."
Tema terakhir adalah Urawa Sweet alias desert. Dan yang tersisa tinggal Aiba sama couple Peco and Ryucheru.
Karena tinggal dua peserta yang tersisa, kali ini diadakanlah battle untuk memperebutkan desert sebagai hadiahnya. Battle kali ini kedua peserta diharuskan menebak mana desert yang asli dari 3 macam desert yang ditunjukkan.
[Cara nebaknya dengan meneropong dari jauh desert yang disediakan.]
[Aiba : *dalam hati* "B untuk BENCONG buat yang disamping gue....hoahahahahaaa *ketawa antagonis*]
Sayangnya, karena baik Aiba maupun couple Peco-Ryucheru nggak ada yang bisa jawab, maka mereka berdua pun nggak bisa makan desert, dan yang hura-hura makan jadinya member Arashi lainnya.
*puk puk Aiba*
[Tadi Sho, sekarang Aiba yang ikutan 4L4Y. Cepetan istigfar juga, Mas. Tasbih bentar lagi melayang nih!!]
Jadi, hikmah yang bisa kita ambil dari episode Shiyagare kali ini adalah SELALU SEDIA BENANG PANCING DI SAKU ANDA, karena akan sangat berguna jika ada orang yang nyebelin dan stupit yang pengen diiket trus dilempar ke laut supaya melebur sama plankton.
*toss sama Ohno*
[Yu dadah yu babaaiiii.
Jun & Nino : "Akhirnya kelar juga, pulang-pulang kudu langsung pergi ke dukun ini mah, buat buang sial."]
Jun & Nino : "Akhirnya kelar juga, pulang-pulang kudu langsung pergi ke dukun ini mah, buat buang sial."]
Subscribe to:
Posts (Atom)




































