Showing posts with label This is MJ. Show all posts
Showing posts with label This is MJ. Show all posts

Monday, May 23, 2016

Arashi ni Shiyagare #256 [2016.1.16] Part 2

Lanjut dari postingan sebelumnya.

Segmen kedua adalah This Is MJ-nya Matsujun.
Tema kali ini adalah pertarungan duo cowok ganteng MJ vs Kame.
emang Kame ganteng? *dilempar golok*

Jun : "Di segmen gue kali ini ada orang yang sengaja ngajak berantem. Lanjutan dari Ikuta Toma kemaren, kita akan bertarung satu lawan satu."
Sho : "Wew! Kayak gimana orang yang ngajak berantem itu?"
Jun : "Inisial-nya adalah KK."
Nino : "Aku tau! Aku tau! Aku tauuuu kakakkss!
*gaplok*
Dia adalah Kameda Kouki (atlet tinju)."

[kalo besok masih pengen ngeliat matahari terbit, jangan macem-macem lu sama gue!]


Jun : *memandang Nino sinis*
Nino : "Dia (Jun) sama sekali nggak ketawa!"

Kame : *ngacung* "YES! Saya. Kamenashi Kazuya alias KK."
Nino : "Woooo, sapaaa?!
            Kamu tooh! Mana orangnya? MANAAAA?!! Tarik aja, Kang! Tarik, Kang! Suruh dia ke                     depan, suruh dia push up, Kaaang!!!"

Nino, ini bukan ospek, Dek! 
Woles, Dek!
*abaikan*

Nino : "Tapi kan, tetep aja nggak baik, dia senior kamu, Me! (Kame maksudnya, disingkat jadi Me).
             Ntar bisa-bisa jadi This Is KK."
Jun : "Tenang aja. Aku kerahkan sekuat tenaga buat ngalahin dia."

[kalo dibaca jadi : dis is keykey.....
btw, keykey itu masih sodaraan sama walang keykey ya? *abaikan*]


Then, dimulailah pertarungan antara senior vs junior Jhonny's.

Jun : "Oi! Oi! Elo berani nantangin senior, Hah?!"
Kame : "Hari ini nggak ada hubungannya apakah dia senior atau junior. Mulai besok segmen ini bakal jadi This Is KAME."
Jun : "Jangan rese' lo!"

[Jun : "Kalo elo macem-macem, gue cipok lo! Eh, gue tonjok maksudnya...."
Kang, tobat, Kaaaang!]


Staff : "Yakin kali ini bakal menang?"
Jun : "Nggg...gimana ya. Kali ini kayaknya lawannya kuat banget."
Staff : "Lha, emang pas sama Toma nggak kuat ya dia?"
Jun : "Halah, dia mah cuma ikan teri."

*Toma yang saat itu lagi nonton Shiyagare di rumah langsung pesen boneka voodoo bergambar Matsujun lengkap dengan jarum dan clurit-nya.*

Di segmen This is MJ ini ada 3 pertandingan untuk memperebutkan predikat cowok paling keren.


1.  Masak omelete rice.

Nggak tanggung-tanggung, crew Shiyagare manggil chef profesional untuk mengajarkan sekaligus jadi juri saat memasak omelete rice. Dan kali ini mereka nggak hanya masak omelete rice biasa, tapi Tanpopo Omelete Rice.

FYI, Tanpopo Omelete Rice adalah omelet yang bagian telurnya dibuat seperti bunga tanpopo (dandelion), yaitu ketika omelete dibuka, bagian dalam telur masing setengah matang, tetapi sisinya sudah matang.

Metode masaknya pun nggak bisa sembarangan, besar-kecilnya api harus diatur sedemikian rupa, speed dan ritme memasak pun harus diperhatikan.
Dan syarat pertandingan pertama adalah tidak ada latihan sama sekali. Sekali lihat contoh dari chef, langsung praktek dan dinilai.

[Deuuhhh, dua akang ganteng lagi masak, sapa yang bisa nolak cobaaaa?!]


Ketika mau membalikkan omelete yang sedang dimasak, Kame bisa membalikkan dengan baik, namun sayangnya Jun nggak bisa, bahkan bagian bawah omelete keburu gosong.
Padahal omelete yang bagus adalah omelete dengan tingkat kematangan yang sedang, nggak terlalu matang dan nggak terlalu benyek juga.

[Serius amat si Akang masaknya.
Kalo masak aja bisa seserius itu, apalagi kalo jadi pendamping hidup #eeaakk]


Karena omelete Kame sudah matang dan diangkat duluan, dia harus nunggu omelete Jun mateng dulu baru bisa dibuka dan disajikan.
Sebetulnya hasil omelete Kame udah bagus, tetapi karena kelamaan nunggu Jun, jadinya omelete Kame keburu mateng, dan nggak mirip tanpopo.

Jun : "Itu sih cuma telur dadar biasa."
Kame : "Lhaa, lagian tadi kelamaan nunggu ente kagak bisa ngebalikin omelete, jadinya punya ane kematengan!"
Staff : "Salahin MJ tuh!"
Kame : *ketawa*
Jun : "Ng? Liat aja, aku pasti menang!"

Dan, ketika omelete buatan Jun dibalik, ternyata GOSONG, pemirsah!

Chef : "Ini sih nilainya NOL" *nunjuk omelete Jun*

So, segmen pertama dimenangkan oleh Kame.


2. Sword Figure

Seperti kebanyakan film-film samurai, di pertandingan kedua ini Jun dan Kame akan memerankan seorang samurai yang pura-puranya menyelamatkan cewek dari gerombolan penjahat. Endingnya pun sudah bisa ditebak, sang Samurai akan menghajar semua penjahat dan menunjukkan kebolehannya bertarung.

Pertarungan kali ini pun nggak main-main, crew Shiyagare sampe manggil koreografer khusus adegan bertarung dengan pedang yang pernah ikut kerjasama dalam film GANTZ.

Kame : "Dari dulu aku kepengen banget bertarung pedang di zaman Samurai kayak gini."
Jun : "Kayaknya bukan di segmen ini deh, harusnya di media yang lebih WAH kali ah!"

Pertama-tama, sang koreografer memberikan contoh beberapa adegan bertarung, jurus dan teknik menggunakan pedang. Nggak tanggung-tanggung, lengkap dengan penjahat dan jalan ceritanya.

Setelah selesai memberikan contoh,
Jun : "Pulang aja, Yuk! Ini mah teknik tingkat dewa, mana mungkin gue bisa niruin!"

Ya udah, Kang.
Kita pulang aja yuk.
Pulang bareng akyuu.

*disambit pedang*

Dari teknik dan jurus yang dicontohkan, ada 3 teknik yang harus dipelajari dan diperagakan Matsujun dan Kame, yaitu :
Tebas di sekitar bahu atau punggung.
Tebas sambil manjat atau lompat.
Tebas sambil berputar.

Jun : "Kayaknya nggak ada satupun yang bisa aku tiru deh."
Kame : "Liat aja, pedangnya ampe muter ke belakang gitu mameeenn!!!"

Poin paling penting dalam teknik bertarung menggunakan pedang ini adalah saat pertarungan berakhir dan akan memasukkan pedang ke dalam sarungnya harus tepat, dan tentunya tanpa melihat.
Pandangan mata lurus ke depan dengan tampang gahar dan cool, tapi tangan harus bisa memasukkan pedang ke dalam sarungnya tanpa salah sedikitpun.

Apakah kedua mas-mas Samurai Wanna Be ini bakalan bisa menunjukkan kebolehannya dalam bertarung menggunakan pedang?
Atau malah salah satunya kepotong? *tidaaaakk!!*

Sang koreografer memberikan waktu 30 menit untuk latihan.
Audi aja punya waktu 1 jam, tapi mereka cuma dikasih 30 menit loohhh!
*abaikan*

[Latihan duluuu]


Setelah 30 menit, Matsujun dan Kame pun siap menunjukkan hasil latihannya bertarung menggunakan pedang.
Kame dapet giliran pertama.

Scene dibuka dengan seorang perempuan muda meminta tolong karena dikejar sekelompok penjahat.
Lalu, datanglah Kame alias Sang Samurai menolong sang perempuan dan bersiap menghabis para penjahat itu tanpa ampun.

[Cocok juga ya Kame jadi samurai^^]


Setelah siap dengan kuda-kudanya, Kame pun langsung mengeluarkan pedang dari sarungnya.
Tapi......

Kame : "Bentar! Bentar!"
Staff : "CUT!"
Jun : "YES! Gue yang menang ini mah!"

Apa yang terjadi pemirsah?
Ooooh, ternyata Kame gagal mengeluarkan pedang dari sarungnya.
Pedang yang harusnya mencuat dan keluar dengan sempurna dari sarungnya, rupanya malah tertinggal alias nyangkut setengahnya di dalam sarung.
Akting cool dan wajah gahar yang udah dipasang Kame pun akhirnya harus gagal ditengah jalan dan ngulang scene dari awal.

[Ngakak puas deh waktu ngeliat Kame kayak gini]


Matsujun yang ngeliat scene Kame ancur gara-gara sarung pedang, ngakak puas di pojokan.
Kamu emang paling seneng ngeliat orang menderita ya, Kang.

Ketika take 2 dimulai, beruntung kali ini Kame bisa melakukanya dengan baik.
Alhamdulillah, ya Mas. Sesuatu banget.

Setelah Kame selesai, berikutnya giliran Matsujun.

[Kame boleh aja cocok jadi samurai, tapi kalo Samurai yang cool dan jutek emang cuma Matsjun!!]


Nggak mau mengulang kesalahan yang sama dengan Kame, akang perfectionist satu ini mengerahkan seluruh kemampuannya demi mendapatkan scene paling bagus dan sempurna.
Tentunya harga diri dipertaruhkan donk.
Scene Matsjun pun berakhir dengan perfect dan tanpa cela.

[Eit! Eeeit!! Sini lo kalo berani! Jangan macem-macem sama ekeu yaa, ntar ekeuu cubit yeey!
Kang, tobat Kaaang!! Ini pertarungan samurai, bukan bencong lampu merah *nangis darah*]


Well, melihat kegagalan Kame di take pertama tadi, sudah bisa dipastikan pemenangnya kali ini adalah Matsjun :)

[And the winner is Matsujun!!!]



3.  Portrait

Pertarungan terakhir adalah menggambar!
Setelah bunuh-bunuhan dan tebas-tebasan di pertarungan sebelumnya, kali ini kita woles aja ya, kita menggambar yaa adek-adek!

Di last fight ini Kame dan Matsujun harus menggambar wajah seorang pelawak cewek yaitu Mitsuura Yasuko.
Teknik menggambar kali ini tidak usah sama persis atau kudu cantik dan indah kayak kalo Oh-chan lagi ngegambar.
Nggak usah sama persis seperti gambar manusia, tapi penggambaran wajahnya menggunakan bentuk lingkaran, segitiga atau persegi.

[Gambarnya kurang lebih kayak gini, ala-ala karikatur laah]


Dari ketiga bentuk tersebut, Matsujun dan Kame bebas memilih bentuk mana yang paling mudah digambar dan bisa mewakili wajah sang model.

Setelah beberapa menit sibuk berkutat menggambar, seorang ahli potrait menilai hasil coretan Matsujun dan Kame.

[Pada serius ngegambar]


Sebetulnya hasil gambar Matsujun nggak jelek-jelek amat, masih mending lah kalau dibandingin sama hasil gambar-nya Sho-chan *dijambak Sho*.
Tapi, karena Kame bisa menggunakan prinsip bentuk lingkaran, segitiga dan persegi sesuai dengan yang diajarkan ahli potrait, maka hasil gambar Kame-lah yang keluar sebagai pemenang.

[hasil gambaran Matsujun]



[hasil gambaran Kame]


Ya udah, mungkin kali ini Kame lagi beruntung.
Toh tadi Kame udah cukup menahan malu waktu akting bertarung pake pedang.
Nggak usah baper ya, Kang. Sini..sini....aku peluk kamu biar nggak sedih.
*dibunuh fans Matsujun*




Thursday, February 18, 2016

[Arashi Ryokan 2016] : Matsumoto Jun

 [Gantengnya udah maksimal, Kang!]


Karena tema ryokan-nya Matsujun mengambil tema yang sama dengan segmen reguler dia di Shiyagare, This is MJ, jadi ryokan kali ini pun mengemban misi untuk menjamu sang guest sebaik mungkin dengan tetap bergaya cool dan menunjukkan sisi keren si akang satu ini.

Sama seperti konsep ryokan-nya Aiba, Matsujun udah tau duluan siapa guest yang bakal datang, yaitu seorang aktris terkenal : Miyazawa Rie.



Lokasi ryokan Matsujun kali ini nggak main-main, yaitu di Shangri-la Hotel Tokyo, lebih tepatnya di Presidential Suite Room yang harganya 250juta semalam.
250juta cuma buat nginep di hotel semalaaaam?!
Mending bikin pabrik kerupuk deh ah!

 [Kamar seharga 250juta semalam]


Selain kamar yang luas banget, interiornya pun branded semua.
Kalo kalian jeli, di tengah kamar ada tulisan kanji CHIKARA (Power) yang pernah ditulis Matsujun di salah satu episode Shiyagare.

Rie : "Wah, ada tulisan kanji Chikara disimpen di tengah-tengah ruangan."
Jun : "Gimana? Nggak kalah keren dengan interior branded di ruangan ini kan?"
Rie : "Hmm...."
Jun : "Kalo mau, aku bisa kasih tulisan itu buat kamu, lho."
Rie : *nggak tau kalo itu hasil karya Matsujun* "Hmm....kayaknya nggak usah deh."
Jun : "Btw, itu aku yang nulis lho."
Rie : "OWWW!!! AKU MAU BANGET!!!!"

Guest-nya jujur banget :D

Masih belum cukup menjamu tamu dengan kamar mewah plus interior branded, Matsujun lagi-lagi memanjakan sang guest dengan memberikan pelembab ruangan nggak cuma satu atau dua, tapi 10 BIJI! (((BIJI))).
Matsujun tau banget kalo sang guest paling nggak suka suasana kamarnya kering, apalagi pas musim dingin, makanya 10 unit pelembab ruangan pun dia siapkan dengan sepenuh hati.

Setelah puas menjamu tamu dengan berbagai macam barang keren, kini waktunya Matsjun unjuk gigi memperlihatkan sisi keren yang dia punya.
Yang pertama, Matsujun memamerkan kebolehannya narik taplak meja yang diatasnya diletakkan beberapa barang seperti lilin, gelas, dsb. Taplak ditarik tanpa menjatuhkan benda di atasnya.

Rie : "Kereeeen!!!! Ini saatnya gue bilang WOW!
        Kamu rela latihan cuma demi menunjukkan itu padaku! TOP BGT!"

Yayayaa, keren sih keren, cuma sang guest nggak tau aja si Akang kudu latihan keras supaya bisa menunjukkan kebolehannya. Sampe gagal berkali-kali, sampe hampir ngerusak meja mahal punya hotel.....
Tapi bukan Matsujun namanya kalo nyerah gitu aja, kan? :)

[Jun : "Hayoh! Sini lu! Hayoh! Gue jadi matadornya!". 
Kang, kang.....latihan kang! Bukan malah maen matador-matador-an-_____-]  




 [Jun : "Kamarnya aja seharga 250juta semalam, kalo sampe ngerusak meja branded-nya, bisa-bisa ane kudu puasa sebulan buat ganti rugi...."]

 

Setelah pamer kebolehannya narik taplak meja, berikutnya Matsujun mengajak sang guest menuju jendela besar di kamar dan menunjukkan night view kota Tokyo.
Dari jendela hotel, mereka bisa ngeliat Tokyo Tower cukup jelas di luar sana.



Jun : "Aku akan memadamkan lampu Tokyo Tower cuma buat kamu."
Rie : "EEHHHH? Kamu bisa matiin lampu Tokyo Tower? Sampe segitunya? Nggak mungkin!"
Jun : "Just see, beybeh!"

Jun pun menjentikan jarinya.
Dalam sekejap lampu seluruh Tokyo Tower padam, hanya dengan jentikan jari Matsujun.

Rie : "Hebadh!!!"

Kalo kalian pernah nonton episode Shiyagare yang kemaren-kemaren, pasti tau gimana trik buat matiin Tokyo Tower :D

Masih belum puas pamer kebolehan, Matsujun pun unjuk gigi dengan menunjukkan kemampuannya bikin latte art.
Itutuuh, minuman latte yang di permukaan lattenya sengaja dimunculkan gambar-gambar cantik hasil dari ngaduk-ngaduk latte itu sendiri. *perasaan nggak enak banget penjelasannya. Biarin deh....*

 [Rie : "Mas, mas, jamu sari rapetnya atu, ya mas ganteng."  
Jun : "Adanya jamu kuat, mba. Kuat nguli."]
 

Sayangnya, kali ini Matsujun kudu mengaku kalah karena dia GAGAL bikin latte art.
Padahal cangkir udah hampir tumpeh-tumpeh sama si latte, tapi gambar lope-lopenya belom muncul juga.
Kesian....
Padahal pas latihan dia bisa berhasil bikin latte art yang cuantiiik ampe bergelas-gelas, tapi pas mau pamer malah gagal.
Minus satu deh.

 [Ya udah atuh, Kang jangan baperan gitu....]


Jangan cyediiih, sini, sini aku peluk kamu, Kang. *dilempar cangkir*

 [Honor artis kurang ya, Kang? Ampe kerja sambilan jualan cappucino cingcaw gitu....]
 

Karena latte art gagal, akhirnya Matsujun beralih ke skill dia yang paling dibanggakan : memasak!
Dengan meminjam dapur salah satu restoran teppanyaki, Jun menunjukkan kebolehannya memasak lobster.

Rie : "Eh, eh, nggak coba masak pake wine yang bisa nyemburin api kayak chef-chef terkenal gitu?"
Jun : "Pas latihan aku udah coba, tapi apinya kegedean dan bikin alis mataku kebakar."
Rie : "Hooooo, alis yang paling berharga dari nyawamu itu ya? Haha."
Jun : *nyengir*

 [Emang ganteng si aa satu ini kalo lagi masak!]
 

Setelah lobster tersaji dengan cantiknya, lanjut ke masakan kedua yaitu Spageti Carbonara.
Judulnya sih Carbonara, tapi rupanya Jun disitu salah sebut, malah Napolitan.
Minus dua deh.

Sambil menikmati masakan buatan si Akang, mereka berdua pun ngobrol-ngobrol ringan.

Ketika acara masak hampir selesai, tau-tau staff Shiyagare malah nyelutuk.
Staff : "Matsujun, bukannya kamu bisa mecahin telur dengan cara dilempar terus ditangkep spatula pake satu tangan?"
Jun : "Wooii, jangan ngomong yang nggak-nggak ya!"
Rie : "Beneran bisa? Weww! Coba donk! Aku pengen liat."

Akhirnya Jun mau nggak mau kudu menunjukkan kebolehannya mecahin telur dengan ogah-ogahan. Yagimana nggak ogah, dulu aja perlu latihan berkali-kali, sekarang ngedadak disuruh begitu. Tingkat keberhasilannya pasti rendah.
Tapi, rupanya prediksi Matsjun salah besar.
Dengan sekali lempar dia bisa mecahin telur dan menangkapnya sekaligus pake spatula!
It's miracle!!!

Jun pun nggak bisa menyembunyikan wajah sumringah sekaligus kaget.

Setelah perut kenyang, mereka pun kembali ngobrol dan interview kecil-kecilan.
Isi interview-nya nggak jauh dari aktivitas Miyazawa Rie sebagai seorang actrees. Mulai dari cara membuat sebuah peran jadi sangat hidup dan enak dinikmati, hingga kemampuan Rie waktu diminta menggantikan salah satu peran di drama teater Naopleon.

Yang ini nggak usah dibahas detail, nggak apa-apa ya?
*dasar blogger nggak niat*

Setelah ngobrol-ngobrol cantik, segmen selanjutnya adalah segmen game.
Kali ini Matsujun dan Rie bakalan main game lempar kipas *lupa deh apa namanya*.
Intinya sih masing-masing peserta akan melempar kipas ke sebuah sasaran, dimana setiap kipas yang kena tepat sasaran akan diberi poin. Poin-nya pun berbeda-beda tergantung tingkat kesulitan dan keindahan si kipas melibas sasarannya #halah
Selain poin plus, ada juga poin minus, jadi kudu hati-hati :)

 [Jun : "Kalo aku ganti sasarannya jadi kamu, boleh nggak mbak Rie? Aku cuma mau ngincer kamyuu..."  #gaplok]


Satu kali game, setiap peserta diberi kesempatan melempar kipas sebanyak tiga kali. Semua poin dalam tiga kali lempar itu nantinya dijumlahkan. Peserta yang poinnya paling sedikit bakal kena hukuman yaitu wajahnya dicorat-coret pake tinta oleh peserta yang menang.

Jun : "Aku pasti menang! Menang! Jadi nggak sabar pengen ngegambar di wajahnya Rie-san. Hoho."

Kesempatan pertama diberikan ke Rie, dan hasilnya dia nggak dapet satu poin pun karena kipas yang dilemparnya nggak ada yang kena. So, total poin Rie adalah NOL.
Kesempatan kedua yaitu Matsujun yang udah nggak sabar pengen nyorat-nyoret muka sang aktris.
Beruntung, Matsujun bisa melempar salah satu kipas tepat sasaran dan dapet lima poin.
Jadiiiii, kemenangan jatuh ke tangan Matsujun dan dia bisa mencoret-coret wajah Rie dengan bebas!!!

Jun : "IYEEESS!!!"
Rie : "Lihat wajahnya, dia seneng banget kayaknya bisa corat-coret di wajahku...."

 [Keluar deh wajah jailnya.]
 

Game selesai, wajah sang guest udah penuh coretan hasil karya Matsujun, Matsujun pun puas, maka berakhirlah acara ryokan dari Matsujun kali ini.

Rie : "Pokonya aku pasti bakalan balas dendam untuk kekalahan kali ini."
Jun : "Oh!"
Rie : "Aku bakalan beli alat-alat game kipas itu buat latihan!"

Segitunya dendamnya si mbak satu ini sama Matsujun :D

 [Ya gimana nggak dendam, wajah seorang aktris ampe dibuat gini ama Matsujun-_____-]